Selasa, 15 Maret 2016

pendidikan jasmani di sekolah

          Pendidikan adalah suatu proses merubah peserta didik dari ketidak tahuan menjadi mengerti akan sesuatu hal yang diperoleh dalam proses pembelajaran di sekolah, merubah dalam arti merubah dari proses berfikir dan bersikap. Pendidikan dewasa ini mendidik peserta didik dalam segi kognitif saja tetapi tidak merubah dalam karakter kepribadian peserta didik, banyak sekali peserta didik yang melenceng dalam segi moral sehingga pendidikan saat ini belum dikatakan berhasil, banyak sekali terjadi tawuran serta penyalahgunaan narkoba, penekanan dalam sisi afektif sangatlah penting dalam dunia pendidikan untuk merubah segala perilaku peserta didik menjadi kepribadian yang santun dam mempunyai moral yang baik. Guru sebagai ujung tombak pembelajaran di sekolah karena merkalah yang berhadapan langsung kepada perserta didik, merekalah yang mempunyai peranan penting untuk mengajarkan berbagai hal dalam pengetahuan serta pengetahuan sikap agar dpat berbudi pekerti luhur, namun sayangnya didalam lapangan para guru sering mengabaikan segi afektif ini, seharusnya terlebih dahulu memahami karakterisitik peserta didik, tidak semua anak yang nakal disekolah itu berati mempunyai kepribadian yang kurang baik. Mereka seharusnya diberi pembinaan dan pengarahan oleh guru karena perkembangan dalam sekolah itu berbeda beda setiap tingkatannya, perlunya memahami psikologis setiap peserta didik tetapi guru terkadang memberikan cap negatif kepada salah satu seorang peserta didik tanpa memberikan pengarahan dan pembinaan yang lebih intens, ketidaksabaran guru lah yang pada akhirnya membenci karena tidak patuh padahal harusnya dikoreksi diri apakah guru tersebut suddah memberikan pengajaran yang baik dan menyenangkan di kelas.
          Salah satu pelajaran yang seharusnya menanamkan aspek afektif adalah pelajaran pendidikan jasmani, pembelajaran yang menyenangkan dengan disertai sikap-sikap yang bisa merubah dalam kehidupan sehari-hari, sikap kejujuran, menghormati, kedisiplinan, menghargai, sportifitas. Pembelajaran yang AKTIF, INOVATIF, KREATIF DAN MANDIRI (PAIKEM) sangat dibutuhkan dalam pembelajaran, anak-anak akan menjadi sangat senang dengan metode pembelajaran yang inovatif, guru harus bisa membuat anak menjadi lebih senang dalam pelajaran pendidikan jasmani dengan demikian anak-anak dapat di terapkan sikap sikap yang harus tertanam dalam peserta didik dengan pembelajaran yang menyenangkan.
          Kenyataan yang terjadi adalah pendidika jasmani di sekolah terkadang pelajaran yang menjenuhkan dan mnyulitkan peserta didik dikarenakan metode pembelajaran yang konvensional dan menjenuhkan, anak di paksa untuk belajar teknik teknik cabang olahraga tertentu, seharusnya di sekolah bukan diajarkan kepada teknik karena konsep pendididikan jasmani adalah bermain buka terpusat kepada teknik karena peserta didik bukanlah untuk dijadikan atlet olahraga, pendidikan jasamani adalah konsep bermain yang terpusat kepada proses bukan hasil, peserta didik akan lebih tertarik apabila guru banyak menggunakan model pembelajaran serta konsep bermain, karena dengan konsep bermain peserta didik akan disuguhka kepada gerak yang sesungguhnya. Guru sebagai falisitator harus bisa membuat anak menjadi sehat, cerdas dalam gerak, bermain dan mengintegrasikan nilai nilai sikap yang dibawa dalam pelajaran pendidikan jasmani

Minggu, 20 April 2014

Liga pendidikan indonesia 2014 SMAN 1 PARUNG

LIGA PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN 2014


                Liga pendidikan indonesia tahun 2014 akan segera dimulai khusunya di Kabupaten Bogor, pendaftaran yang sudah ditutup sejak awal april kemarin membuat sekolah yang mengirimkan teamnya lebih mempersiapkan diri agar lebih maksimal d ajang kompetisi tahunan ini, suatu prestise dalam olagraga sepakbola apabila memenangkan suatu pertandingan besar di tingkat kabupaten.Di perkirakan awal juni 2014 akan dimulai LPI tahun 2014, berbagai persiapan baik teknik, fisik serta mentalakan dipersiapkan di ajang kompetisi ini.
                    SMA N 1 Parung yang menjadi juara di tahun lalu mempunyai beban dalam mempertahankan juara, tetapi persiapan serta latiahan yang terprogram selama 1 tahun siap mempertahankan juara dalam kompetisi ini, dengan motto " kita pernah menjadi juara dan akan selalu menjadi juara ".

Minggu, 10 Februari 2013

“ NEVAR JUARA “



LIGA PENDIDIKAN INDONESIA TINGKAT SMA 2013

“ NEVAR JUARA “

 
            Dalam meningkatkan prestasi sepak bola di Indonesia, perlu di adakan suatu kompetisi yang dimulai dari tingkat pelajar, sehingga kita mempunyai bibit pemain sepak bola yang mempunyai bakat dan kemampuan yang bisa di andalkan, dengan di adakan pembinaan dan kompetisi yang berjenjang tidak mustahil sepak bola di Indonesia dapat berkiprah di manca Negara.
            Dengan di adakannya kompetisi sepak bola Liga Pendidikan Indonesia tingkat pelajar sangat membantu pelajar di Indonesia menampilkan bakatnya yang selama ini belum terlihat, dan selamanya bergulirnya Liga pendidikan Indonesia khusunya di tingkat Kabupaten Bogor para peserta khususnya pelajar sangat antusiasme dalam mempersiapkan teamnya sehingga dalam pelaksanaan kompetisi yang di perkirakan akan di laksanakan bulan maret 2013 akan semakin ketat, dukungan yang baik dari pihak sekolah akan sangat membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri para pemain sehingga pemain dapat menampilkan permainannya yang terbaik dalam kompetisi Liga Pendidikan Indonesia ini.
            Seperti halnya dengan SMA Negeri 1 Parung yang tahun lalu menembus partai final, walaupun tahun lalu SMA Negeri 1 Parung tidak di unggulkan dalam kompetisi ini, tetapi dengan persiapan serta ber materikan pemain yang baik maka SMA N 1 parung dapat mengatasi lawannya sampai dengan babak final, walaupun kalah dengan drama adu pinalti tetapi anak-anak SMA Negeri 1 Parung berjanji akan lebih mempersiapkan pemainnya untuk memberikan hasil yang terbaik di tahun 2013 ini. Dengan moto “Nevar Juara” SMA N 1 Parung akan menjadi yang terbaik di kompetisi Liga Pendidikan Indonesia ini, serta persiapannya jauh lebih matang dari tahun sebelumnya kita yakin SMA N 1 Parung dapat menjadi juara 1 di tingkat Kabupaten Bogor. Persiapan dan latihan yang cukup lama dan kerja keras selama latihan serta dengan bermaterikan pemain pemain yang mempunyai nama di tingkat pelajar Kabupaten Bogor seperti pemain pelajar Asia dan porda Kabupaten Bogor  menambah keyakinan dan optimisme pemain SMA N 1 parung memperoleh hasil yang maksimal di kompetisi Liga Pendidikan Indonesia yang bergulir setiap tahunnya dan di adakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
  • Susunan Pemain Liga Pendidikan Indonesia Tahun 2013 :
1.      Hidayatulloh               ( Pemain yang pernah mengikuti turnament MUFC di Thailand )
2.      Azis Nurdin                ( Pemain timnas pelajar Asia U 15 + turnament di Thailand )
3.      Reva Alghifari
4.      Daniel                          ( Pemain yang pernah mengikuti turnament MUFC di Thailand )
5.      Rizki Faturrahman      ( Pemain yang pernah mengikuti turnament MUFC di Thailand )
6.      Aditia Maulana           ( Pemain yang pernah mengikuti turnament MUFC di Thailand )
7.      Saipul Anwar
8.      Redi Rusmawan          ( Pemain timnas pelajar Asia U 15 + turnament di Thailand )
9.      Misbahudin Aziz         ( Pemain yang pernah mengikuti turnament MUFC di Thailand )
10.  M. Chaerul Azhari
11.  Asep Saepudin
12.  Jamaludin
13.  M. Algi
14.  Ahmad
15.  M. Rizki Maulana
16.  Roni Sianturi
17.  Dicki Firwanda
18.  Rama
19.  Ridwan
20.  Maulana


  • Prestasi tahun 2012/2013
·           Juara 2 Liga Pendidikan Indonesia tingkat SMA se-Kabupaten Bogor Tahun 2012
\

LPI " Nevar Juara " 2013




interview HIV AIDS SMA N 1 PARUNG